Four Eyes Fish (Ikan bermata empat)

Ikan ini termasuk dalam genus
anablepidae
yaitu ikan yang hidup di muara sungai bagian selatan Mexico hingga
bagian selatan Amerika Selatan. Ikan ini hanya dapat hidup di air
tawar dan air payau. Mereka memiliki mata yang terletak di bagian
atas kepala dan terbagi dalam dua bagian yang berbeda, sehingga
mereka dapat melihat bagian permukaan air dan bawah air dalam waktu
yang bersamaan. Ikan ini sebenarnya hanya memiliki 2 buah mata, namun
kedua matanya yang terletak di bagian aras kepala terbagi menjadi 2
bagian, yakni bagian atas dan bawah yang dipisahkan oleh lapisan
jaringan yang tipis. setiap bagian mata memiliki pupil sendiri.
bagian mata atas untuk melihat di udara (atas permukaan air) dan
bawah untuk melihat ke dalam air. ketebalan lensa mata bagian atas
dan bawah pun berbeda, semakin ke bawah semakin tipis.
Ikan kelelawar berbibir merah (Red Lipped Batfish) 
Ikan
ini terlihat seperti memakai lipstik. Ikan ini hidup di perairan
Kepulauan Galapagos. Red Lipped Batfish merupakan perenang yang buruk,
sehingga ia menggunakan sirip dadanya untuk berjalan di dasar laut.
Ketika mulai tumbuh dewasa, sirip punggung ikan ini akan bersatu dengan
tulang belakangnya sehingga akan terlihat menarik bagi mangsanya.
spookfish (ikan hantu) 
Ikan ini memiliki wajah yang cukup menyeramkan ..
cuma belum ada penjelasan lebih lanjut. hanya menjelaskan tentang barreleye
Barreleye Fish - genus Macropinna microstoma (Ikan Kepala Transparan) 

Masih
satu keluarga dengan ikan hantu, ikan ini memiliki kepala transparan
yang cembung dan berisi cairan bening. Bagian pangkal mata dan organ
dalam kepalanya terlihat jelas dari luar. Terdapat dua gundukan
warna kuning kehijauan seperti setengah kuning telur di belakang
pangkal mata. Kedua benda itu diyakini berfungsi sebagai mata. Di
belakang dua “benda kuning” itu terlihat serat-serat berwarna krem
seperti jaringan daging yang sudah pucat. Dengan ukuran siripnya yang
besar, membuat dia tetap seimbang. Dia hidup tepat di batas terbawah
kemampuan sinar matahari menembus kedalaman laut. Pada posisi
tersebut membuat dia tak terlihat dengan jelas oleh hewan-hewan di
sekitarnya. Hewan pemangsa maupun mangsanya sendiri yang bersembunyi
di atas tidak bisa melihatnya. Namun ikan ini mampu melihat keatas
karena matanya dapat diputar lurus ke depan ataupun ke atas. . Ini
sangat menakjubkan. Para peneliti percaya, matanya yang berwarna
hijau kekuningan itu telah berkembang membentuk saringan cahaya yang
memungkinkan untuk mengabaikan sinar matahari dan dapat melihat
cahaya yang berpedar dari ikan kecil dan ubur-ubur yang merupakan
makanan favoritnya. Lantas, apa fungsi kedua ‘matanya’ yang terdapat
di depan? Menurut para ahli, sesungguhnya kedua mata ikan itu adalah
nales, indra penciuman seperti lubang hidung manusia Barrelfish
memiliki kristal cair pada matanya, yang terletak pada suatu tempat
pada sebuah selaput kecil. Apabila kristal cair itu rusak, matanya
akan mendapat tekanan sangat kuat dan kondisi itu akan membunuhnya.
Sebab, kita tahu bahwa tekanan dalam laut pada kedalaman 600 meter ke
bawah memang sangat kuat dan mematikan.
Flying Fish (Ikan Terbang) 


Exocoetidae
atau ikan terbang adalah familia ikan laut yang terdiri atas sekitar
50 spesies yang dikelompokkan dalam 7 hingga 9 genus. Ikan terbang
ditemukan di semua samudra utama, terutama di perairan tropis dan
subtropis di samudera Atlantik, Pasifik dan Hindia. Ciri utamanya yang
paling menonjol adalah sirip dadanya yang besar, memungkinkan ikan
ini meluncur terbang secara singkat di udara, di atas permukaan air,
untuk lari dari pemangsa. Peluncuran mereka biasanya sejauh sekitar 50
meter, namun mereka dapat menggunakan dorongan pada tepi gelombang
hingga dapat mencapai jarak setidaknya 400m
Ikan Bergigi dan Lidah Manusia 

Ikan
Bergigi Manusia. Seorang pemancing di Amerika Serikat terkejut bukan
kepalang ketika ikan yang berhasil ditangkap itu, malah mengigitnya
kencang. Dia tentu saja menjerit dan setelah diperiksa gigi ikan ini
mirip gigit manusia. Seperti dilansir web.orange.co.uk edisi 24
September 2010, Frank Yarborough sedang memancing di Danau Wylie, South
Carolina. Belum lama melempar kail, seekor ikan mengigit umpan lalu
tersangkut. Frank girang bukan kepalang karena ikan yang terjerat itu
sungguh besar. Warnanya gelap dan memiliki berat sekitar 5 kilogram
dengan panjang hampir setengah meter. Yarborough menduga itu adalah
ikan lele. Dia pun memasukkan tangannya ke dalam air untuk mengambil
ikan tadi. Tetapi, dia merasa kaget dan menjerit karena digigit
kencang seperti digigit manusia. Setelah diperiksa ikan itu memang
rada langka. Dia memiliki gigi seperti gigi seri, geraham, dan taring
seperti yang dimiliki manusia. Tidak seperti ikan di danau itu pada
umumnya. Ikan langka itu ditangkap dan dibawa pulang. Yarborough
belum terpikir untuk menggorengnya. Hingga kini masih tersimpan di
dalam lemari es. Para ahli biologi percaya ikan itu mungkin
dibesarkan dalam sebuah kolam yang eksotis. Robert Stroud, seorang
ahli biologi perikanan air tawar Departemen Sumber Daya Alam di
Carolina Selatan, telah mengkonfirmasi adanya sampel ikan itu. Sampel
ikan itu telah dikirim untuk menentukan apa jenis spesies ikan
misterius itu.
Handfish (Ikan Bertangan) 

Penampakan
ikan ini terlihat sekitar tahun 1990-an dan ikan ini merupakan salah
satu jenis terbaru dari ikan bertangan lainnya. Ikan ini tampak
ganjil karena tidak berenang dan itu menjelaskan kalau kenapa lokasi
ikan ini adanya di dasar lautan. Yang anehnya ikan ini menggunakan
"tangannya" yang seharusnya menjadi sirip untuk berjalan. Lokasi
ditemukan ikan tersebut ada di daerah Tasmania,Pulau Australia.
Kulitnya dilapisi denticle (semacam sisik yang kasar/bergigi-gigi)
sehingga ia dijuluki warty anglers (wart = kutil). ukurannya sekitar
15cm.
Sumber : http://menujuhijau.blogspot.com/2011/06/7-ikan-teraneh-di-dunia-versi-on-spot.html